e-commerce
Pasti sudah tidak asing lagi bagi kita yang sering menggunakan fasilitas internet dalam mendengar e-commerce.
Terdapat beberapa pendapat mengenai definisi dari e-commerce, yaitu:
- Pada website whatis.com terdapat pengertian e-commerce yaitu berhubungan denganpembeliandan penjualan barang atau jasa melalui internet, khususnya World wide web.
- Menurut Robert E. Johnson, III (http://www.cimcor.com), e-commerce merupakan suatu tindakan melakukan transaksi bisnis secara elektronik dengan menggunakan internet sebagai media komunikasi yang paling utama.
- Pada website ECARM (The Society For Electronic Commerce And Rights Management) dijelaskan bahwa e-commerce secara umum menunjukkan seluruh bentuk transaksi yang berhubungan dengan aktifitas-aktifitas perdagangan, termasuk organisasi dan perorangan yang berdasarkan pada pemrosesan dan transmisi data digital termasuk teks, suara, dan gambar-gambar fisual (OECD, 1997).
- Pada website Planetweb E-commerce Solutions, e-commerce memiliki arti bahwa sebuah website dapat menjadi sebuah modal bagi perusahaan, dimana website tersebut dapat menghasilkan uang dan dapat menggambarkan perusahaanan dari internet pada saat yang bersamaan.
- Pada website E-commerce Net, secara sederhana dijelaskan bahwa e-commerce adalah menjual barang dagangan dan/ atau jasa melalui internet. Seluruh pelaku yang terlibat dalam bisnis praktis di aplikasikan disini, seperti customer service, produk yang tersedia, kebijakan-kebijakan pengembalian barang dan uang, periklanan, dll.
- Menurut Gary Coulter dan John Buddemeir(E-commerce Outline): e-commerce berhubungan dengan penjualan, periklanan, pemesanan produk, yang semuanya dikerjakan melalui internet. Beberapa perusahaan memilih untuk menggunakan kegiatan bisnis ini sebagai tambahan metode bisnis tradisional, sementara yang lainnya menggunakan internet secara eksklusif untuk mendapatkan para pelanggan yang berpotensi.
Definisi dari e-commerce itu sendiri terdiri dari beberapa perspektif seperti di bawah ini :
- Proses Bisnis: menjalankan proses bisnis secara elektronik melalui jaringan elektronik, menggantikan proses bisnis fisik dengan informasi
-
Layanan: cara bagi pemerintah, perusahaan, konsumen, dan manajemen untuk memangkas biaya pelayanan/operasi sekaligus meningkatkan mutu dan kecepatan layanan bagi konsumen
-
Pembelajaran: sarana pendidikan dan pelatihan online untuk sekolah, universitas, dan organisasi lain termasuk perusahaan
-
Kolaborasi: metoda kolaborasi antar dan intra organisasi
-
Komunitas: tempat berkumpul (mangkal) bagi anggota suatu masyarakat untuk belajar, mencari informasi, melakukan transaksi, dan berkolaborasi
- Jangkauan lebih luas (dunia). Tanpa batas-batas wilayah dan waktu. Jelas, karena e-commerce menggunakan jaringan internet yang dapat merambah wilayah dunia.
- Penghematan sumber daya
- Ruang untuk toko (fisik) dan SDM
- Availabilitas :Buka 24 jam sehari, 7 hari seminggu. Tidak mengenal hari libur, dan hari besar
- Skalabilitas: Dapat diperluas atau diperbanyak item barang tanpa batasan.
- Konsumen memperoleh informasi yang beragam dan mendetail.
- Melalui internet konsumen dapat memperoleh aneka informasi barang dan jasa dari berbagai toko dalam berbagai variasi merek lengkap dengan spesifikasi harga, cara pembayaran, cara pengiriman
- Disintermediation adalah proses meniadakan calo dan pedagang. Dengan tidak adanya calo, maka harga yang diberikan oleh e-commerce menjadi lebih terjangkau
- Isu security
- Pembajakan kartu kredit, stock exchange fraud, banking fraud, hak atas kekayaan intelektual, akses ilegal ke system informasi (hacking) perusakan web site sampai dengan pencurian data.
- Ketidaksesuaian jenis dan kualitas barang yang dijanjikan,
- Ketidaktepatan waktu pengiriman barang
- No cash payment.
- Indonesia belum memiliki perangkat hukum yang mengakomodasi perkembangan e-commerce.
- Masalah kultur, yaitu sebagian masyarakat kurang merasa puas bila tidak melihat langsung barang yang akan dibelinya.












